Study Eksperimen Temperatur Bahan Bakar Serbuk Kayu Ulin, Sekam Padi Dan Mix 1:1 Terhadap Waktu Didih Air

Penulis

  • RivalMaradia Politeknik Negeri Manado Penulis
  • Fransisicus J. Tulung Politeknik Negeri Manado Penulis
  • Nelson S. Luppa Politeknik Negeri Manado Penulis

Kata Kunci:

Biomassa, Efisiensi Termal, Sekam Padi, Serbuk Kayu Ulin, Tungku Biomassa, Waktu Didih Air

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi tiga jenis bahan bakar biomassa, yaitu serbuk kayu ulin, sekam padi, dan campuran keduanya (mix 1:1), terhadap waktu didih air menggunakan tungku biomassa sederhana. Penelitian dilakukan secara eksperimen di bengkel teknik mesin Politeknik Negeri Manado dengan dua variasi massa bahan bakar 500 gram dan 800 gram. Parameter utama yang diamati adalah temperatur maksimum dan waktu yang dibutuhkan untuk mendidihkan 1 liter air. Hasil pengujian menunjukkan bahwa serbuk kayu ulin memiliki efisiensi termal tertinggi dan paling cepat dalam mendidihkan air, baik pada massa 500 gram maupun 800 gram, dengan waktu mendidih masing-masing selama 57 menit dan 1 jam 40 menit. Sebaliknya, sekam padi dan campuran mix 1:1 hanya mampu memanaskan air tanpa mencapai titik didih. Perhitungan kalor berdasarkan rumus perpindahan panas konduksi menunjukkan bahwa serbuk kayu ulin menghasilkan kalor 2.911,68 Watt (500 gram) dan 4.665,6 Watt (800 gram) sedangkan perpindahan panas konveksi pada wadah sebesar 0,253 Watt (500 gram) dan 0,186 Watt (800 gram). Hasil ini menunjukkan bahwa serbuk kayu ulin lebih efektif sebagai bahan bakar biomassa dibandingkan sekam padi dan campuran mix 1:1. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemanfaatan limbah biomassa sebagai sumber energi alternatif yang efisien, terutama di wilayah pedesaan.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30