Perancangan Mesin Roll Sabut Kelapa dalam Pembuatan Cocosheet
Kata Kunci:
Efisiensi Produksi, Mesin Roll, Pengolahan Limbah Kelapa, Perancangan Mesin, Sabut Kelapa, Transmisi MekanisAbstrak
Sabut kelapa merupakan limbah pertanian yang memiliki nilai ekonomi tinggi karena mengandung serat alami yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai indsutri, seperti indsutri furnitur, otomotif, tekstil, serta bahan bangunan ramah lingkungan. Namuun , di berbagai daerah penghasil kelapa, proses pengolahan sabut kelapa masih dilakukan secara tradisional atau manual, yang memerlukan waktu lama, tenaga besar, dan menghasilkan produk yang kurang konsisten dalam hal ukuran dan kualitas. Salah satu tahapan penting dalam pengolahan sabut kelapa adalah proses perataan dan pemipihan serat menjadi bentuk lembaran. Oleh karena itu, diperlukan suatu inovasi berupa mesin roll sabut kelapa yang dirancang secara efektif dan efisien guna meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil olahan sabut. Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin roll sabut kelapa dalam pembuatan cocosheet yang mampu menggantikan proses manual dengan sistem mekanis yang terintegrasi. Perancangan mesin dilakukan melalui pendekatan teknik dan analitis yang mencakup identifikasi kebutuhan pengguna, studi literatur, terkait prinsip kerja mesin roll, analisis elemen mekanik (seperti perhitungan torsi, daya motor, kecepatan putar, dan transmisi daya), serta pemilihan material komponen mesin yang sesuai. Komponen utama mesin terdiri dari rangka, motor penggerak, sistem transmisi menggunakan puli dan sabuk-V serta dua buah roll baja yang berfungsi memipihkan sabut kelapa. Berdasarkan hasil perancangan, diperoleh spesifikasi teknis mesin yaitu menggunakan motor listrik dengan daya ¾ HP, kecepatan putar roll sebesar 48 rpm, serta panjang roll kerja sekitar 1410 mm. Mesin ini mampu menghasilkan lembaran sabut kelapa yang lebih rata dan padat dibandingkan proses manual. Selain itu, penggunaan mesin ini secara signifikan dapat meningkatkan efisiensi kerja, menekan biaya produksi, dan mempercepat waktu proses. Dengan konstruksi yang sederhana dan biaya produksi yang relatif terjangkau, mesin ini diharapkan dapat diterapkan secara luas oleh para pelaku usaha industri kecil dan menengah di sektor ini pengolahan sabut kelapa.