Uji Pengaruh Penggunaan Komposisi pada Lateks dan Sabut Kelapa dalam Pembuatan Cocosheet
Kata Kunci:
Sabut Kelapa, Lateks, Cocosheet, Mesin Roll Semi OtomatisAbstrak
Penggunaan komposisi terhadap sabut kelapa dan lateks sebagai pengikat merupakan hal yang berpengaruh dalam proses membuat lembaran sabut kelapa atau cocosheet. Untuk itu, penelitian ini dibuat untuk meningkatkan kualitas dari lembaran sabut kelapa yang dihasilkan dari mesin ini. Secara khusus, penelitian ini difokuskan untuk mengetahui berapa komposisi atau takaran sabut kelapa dan lateks yang sesuai dan tepat dalam proses pembuatan lembaran sabut kelapa dengan menggunakan 3 komposisi perbandingan yang berbeda untuk mengetahui hasil optimal dari lembaran yang dihasilkan, pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan, observasi/pengamatan serta eksperimen untuk menganalisis data yang akan digunakan untuk proses pembuatan lembaran sabut kelapa dengan menggunakan tiga perbandingan komposisi. Lembaran sabut kelapa yang dihasilkan dari hasil pengujian komposisi pertama menggunakan perbandingan 5% sabut kelapa dan 95% lateks, di mana jumlah komposisi sabut kelapa seberat 138 g dan jumlah lateks cair sebanyak 144 ml yang kemudian melawati proses pemipihan menggunakan mesin roll dengan celah selebar 5 mm dan dengan kecepatan putaran roll 48 r/min, menghasilkan lembaran sabut kelapa yang rata pada ketebalan 5 mm, namun kerapatan yang di hasilkan mengalami kerenggangan antar sabut kelapa. Pada pengujian komposisi kedua menggunakan perbandingan 10% sabut kelapa dan 90% lateks, di mana jumlah komposisi sabut kelapa seberat 275 g dan jumlah lateks cair sebanyak 272 ml yang kemudian melawati proses pemipihan menggunakan mesin roll dengan celah selebar 5 mm dan dengan kecepatan putaran roll 48 r/min, menghasilkan lembaran sabut kelapa yang rata pada ketebalan 5 mm dan kerapatan yang di hasilkan tidak mengalami kerenggangan antar sabut kelapa dan pada pengujian komposisi ketiga menggunakan perbandingan 15% sabut kelapa dan 85% lateks, di mana jumlah komposisi sabut kelapa seberat 413 g dan jumlah lateks cair sebanyak 386 ml yang kemudian melawati proses pemipihan menggunakan mesin roll dengan celah selebar 5 mm dan dengan kecepatan putaran roll 48 r/min, menghasilkan lembaran sabut kelapa yang rata pada ketebalan 10 mm dan kerapatan yang di hasilkan tidak mengalami kerenggangan antar sabut kelapa.